ETIKA BISNIS : BISNIS DAN LINGKUNGANNYA

HUBUNGAN BISNIS DAN LINGKUNGAN

Bisnis merupakan kegiatan yang berhubungan dan berkepentingan dengan lingkungan, dengan kata lain bisnis merupakan kegiatan pengelolaan sumber-sumber ekonomi yang disediakan oleh lingkungan. Di samping itu bisnis tidak terlepas dengan adanya faktor-faktor lingkungan yang mendukung maupun yang menghambat atas tujuan yang ingin dicapai bisnis. Di lain pihak lingkungan bisnis merupakan seluruh karakter dan faktor yang dapat mempengaruhi baik secara langsung maupun tidak terhadap bisnis. Sebaliknya bisnis dapat secara langsung maupun tidak dapat mempengaruhi atau menciptakan pengaruh terhadap  lingkungannya. Oleh karena itu interaksi antara bisnis dan lingkungannya atau sebaliknya menjadi tema pencermatan yang cukup penting dan sangat urgen bagi kegiatan bisnis terhadap masyarakat. Sehingga eksistensi bisnis layak diterima atau memberikan pengaruh tertentu yang positif atau negatif terhadap lingkungannya. Secara umum lingkungan bisnis dapat kita kelompokkan menjadi dua bagian besar yaitu lingkungan eksternal dan lingkungan internal.

LINGKUNGAN EKSTERNAL

Lingkungan Eksternal adalah semua faktor atau pihak-pihak atau variable dinamis yang berada di luar bisnis atau perusahaan. Jika perusahaan didirikan di suatu daerah atau Negara di dalam suatu system masyarakat, maka praktis perusahaan ini merupakan bagian yang tak terpisahkan dengan masyarakat ini, dan merupakan sub system masyarakat yang sudah tentu dituntut untuk berperilaku harmoni  dengan semua unsur di dalam masyarakat. Unsur-unsur tersebut dapat dikelompokkan menjadi beberapa unsur :

  1. Unsur Hukum yang berlaku di masyarakat
  2. Unsur Budaya atau Kultur di masyarakat
  3. Unsur Agama atau Kepercayaan
  4. Unsur Politik Pemerintahan
  5. Unsur Ekonomi Umum
  6. Unsur Sosial atau Masyarakat
  7. Unsur Geografik
  8. Unsur Pendidikan.

Faktor/pihak yang bersifat Dinamis tersebut jelas akan ada pengaruhnya baik bersifat langsung  mapun tidak langsung terhadap bisnis. Dan dalam banyak hal lingkunga eksternal ini merupakan variable strategis dan memiliki dimensi jangka panjang dan secara strategis sering menentukan peluang maupun tantangan yang akan dihadapi bisnis.

Variabel atau faktor-faktor lingkungan eksternal ini relatife sulit dapat dikendalikan oleh bisnis,lebih sering bisnis mengikuti dan menyesuaikan terhadap perubahan atau dinamika dari variable eksternal ini.

LINGKUNGAN INTERNAL

Lingkungan Internal merupakan sejumlah faktor, variable atau atribut-atribut yang melekat pada variable atau faktor tersebut yang berada di lingkungan bisnis dan cukup langsung mempengaruhi bisnis, antara lain yaitu Tenaga Kerja, Modal, Alat-alat, Sistem Manajemen, sarana dan prasarana yang tersedia di dalam perusahaan.

Dalam interaksinya mereka secara terorganisasi cepat dapat dikendalikan oleh manajemen perusahaan dan secara langsung dapat dipengaruhi. Tingkat pengendaliannya relative lebih mudah dilakukan, karena perusahaan memiliki Bargaining Power yang cukup kuat untuk mempengaruhi variable-variabel ini sesuai dengan sasaran dan tujuan perusahaan.

STRENGTH, WEAKNESS, OPPORTUNITY DAN TREATMENT

Lingkungan bisnis dapat dipilah-pilah secara lebih spesifik menurut kepentingan tertentu yang orientasinya adalah dalam persfektif penyusunan strategis yang secara garis besar terbagi dalam 4 kelompok besar :

1.  Strength ( Kekuatan ) ;

Variabel-variabel yang masuk dalam kelompok ini mencerminkan kekuatan-kekuatan internal yang dimiliki perusahaan, dan sering dijadikan andalan untuk menetapkan dan menyusun strategi perusahaan, sehingga substansi strategi ini benar-benar sesuai dengan fakta dan prediksi kekuatan yang dimiliki perusahaan.

2.  Weakness ( Kelemahan) ;

Sejumlah variable kelemahan ini juga bersifat internal, untuk lebih menjamin keputusan manajerial lebih akurat berdasar fakta. Sehingga dengan mengetahui kelemahan fasilitas dan kapasitas perusahaan tentu akan dilakukan rencana strategi yang lebih baik.

3.  Opportunity (Peluang/Kesempatan) ;

Lingkungan eksternal ini sangat dinamis dan sering terjadi berbagai perubahan di mana perlu disesuaikan dengan keadaan lingkungan yang ada.

4.  Treatment (Tantangan) ;

Treatment ini merupakan keadaan lingkungan eksternal yang merupakan tantangan yang dihadapi perusahaan  yang diprediksi akan menghambat keberhasilan pengusaha dalam mencapai tujuan-tujuannya.

Dalam hal ini untuk meghadapi lingkungan demikian adalah mengkiati agar perusahaan dalam meraih keberhasilan dan tujuan bisnis tidak sampai merusak apalagi menghancurkan lingkungan. Pengetahuan mengenai SWOT hanya merupakan data dan informasi yang dapat dijadikan sebagai bahan kebijakan perusahaan yang bijaksana dan fair terhadap lingkungan ini. Kebijakan yang dilatar belakangi oleh informasi lingkungan akan dijadikan sebagai masukan yang berharga dalam rangka menyusun strategi perusahaan yang akan didukung oleh lingkungan dalam jangka panjang.

About these ads

About rika novyanti

great, funny, tough, wonderful, but I am not wonder woman.... View all posts by rika novyanti

One response to “ETIKA BISNIS : BISNIS DAN LINGKUNGANNYA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: