Perencanaan sumber daya manusia atau perencanaan tenaga kerja secara umum dapat diartikan sebagai suatu proses menentukan kebutuhan akan tenaga kerja, berdasarkan peramalan, pengembangan, pengimplementasian dan pengontrolan kebutuhan tersebut. Keseluruhan kegiatan tersebut akan berintegrasi dengan rencana organisasi untuk menunjang terciptanya jumlah pegawai, penempatan pegawai secara tepat dan bermanfaat secara ekonomis.
Kegiatan sistem perencanaan sumber daya manusia di perusahaan mencakup 2 kegiatan utama , kegiatan pertama adalah penyusunan anggaran tenaga kerja (manpower budgeting) dan yang kedua penyusunan program tenaga kerja (manpower programming).
Manpower budgeting merupakan kegiatan memadukan jumlah tenaga kerja yang tersedia dengan jumlah tenaga kerja yang diperlukan. Tujuannya adalah untuk memperoleh gambaran mengenai kebutuhan akan tenaga kerja. Penyusunan anggaran tenaga kerja ini di beberapa organisasi disebut dengan istilah penyusunan formasi. Dalam penyusunan formasi, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan, yaitu dasar penyusunan formasi, sistem penyusunan formasi, analisis akan kebutuhan tenaga kerja serta pertimbangan akan anggaran yang tersedia.
Sedangkan Manpower programming merupakan kegiatan-kegiatan yang dilakukan untuk mengisi formasi yang diminta. Kegiatan tersebut meliputi program pengadaan tenaga kerja, promosi jabatan pegawai, program pelatihan dan pengembangan karyawan, pengembangan karir, program pemeliharaan karyawan dan program pemberhentian karyawan.
Karena perencanaan Sumber Daya Manusia merupakan suatu pekerjaan yang memerlukan proses, maka diperlukan model sebagai acuan dalam pelaksanaan sistem perencanaan tersebut. Pada model tersebut harus terdapat aktivitas-aktivitas perencanaan sumber daya manusia yang diakhiri dengan tahapan kontrol dan evaluasi atas pelaksanaan perencanaan tersebut.


March 13th, 2010 at 2:59 pm
[...] kita bisa baca penggalan sejarah kamp konsentrasi Auschwitz di Tidak Menarik atau tulisan tentang perencanaan SDM di blognya [...]