konsep dan peran perencanaan SDM

Banyak organisasi menyatakan bahwa SDM lah yang membedakan mereka dari pesaing. Bahkan penelitian yang dilakukan di 293 perusahaan di AS menunjukkan bahwa banyak dari mereka menyatakan SDM sebagai kompetensi inti.
Beberapa cara menjadikan SDM sebagai kompetensi inti adalah dengan menarik dan mempertahankan tenaga kerja yang memiliki profesionalisme dan kemampuan khusus. Pengakuan bahwa SDM memberikan kontribusi yang berkesinambungan pada keunggulan kompetitif suatu organisasi sudah mulai tumbuh. Jay barney dll memusatkan 4 faktor penting untuk tindakan strategis organisasi yang disebut sebagai kerangka VRIO dan berhubungan dengan SDM sbb :
1. Nilai (value). SDM yang dapat menciptakan nilai adalah SDM yang peka terhadap ancaman dan kesempatan dari luar, sehingga dapat membuat keputusan dan dapat menjadi inovatif saat terjadi perubahan lingkungan.
2. Keunikan (rareness). Yaitu kemampuan khusus orang dalam organisasi yang dapat memberikan keuntungan besar.
3. Kemampuan untuk mencontoh (imitability), yaitu nilai strategis yang dimiliki SDM untuk tidak mudah ditiru yang lain.
4. Organisasi ; SDM harus diorganisasi untuk memberikan kekuatan daya saing perusahaan.

KONSEP PERENCANAAN SUMBER DAYA MANUSIA

Strategi Organisasi dan Rencana SDM. Rencana strategis harus mencakup rencana SDM untuk menjalankan rencananya. Dapat dikatakan bahwa strategi bisnis mempengaruhi strategi dan kegiatan bidang SDM. Perencanaan SDM akan mendukung sasaran global yang bersifat internasional maupun domestik meliputi kebijakan pengintegrasian kompensasi dan sistem benefit serta penerimaan para tenaga kerja.
Ada beberapa kemungkinan pendekatan untuk mengetahui strategi yang harus dipilih oleh suatu perusahaan untuk mengilustrasikan hubungan antara strategi dengan SDM. Dua dasar strategi usaha yang dilakukan adalah cost-leadership (perusahaan dengan biaya paling murah) dan differentiation (diferensiasi).

Strategi yang pertama sesuai untuk digunakan oleh lingkungan usaha yang relatif stabil. Pendekatan dilakukan dengan persaingan terhadap harga yang rendah, peningkatan mutu produk dan pelayanan. Strategi yang lain lebih sesuai digunakan pada lingkungan yang dinamis dengan karakteristik perubahan yang sangat cepat. Cost leadership menuntut organisasi untuk membangun tenaga kerjanya sendiri untuk disesuaikan dengan kebutuhan khusus mereka. Akan tetapi, pada strategi diferensiasi rencana SDM kelihatan hanya membutuhkan kerangka waktu yang lebih pendek dan penggunaan sumber lain untuk staf organisasi.

Perencanaan SDM
Merupakan proses analisis dan identifikasi tersedianya dan kebutuhan akan SDM sehingga organisasi tersbut dapat mencapai tujuannya.
Persaingan strategi organisasi dari suatu perusahaan secara keseluruhan menjadi dasar dari perencanaan SDM. Pada bagian ini, dibahas tentang perencanaan SDM dalam organisasi kecil yang mencakup :
1. Evolusi kegiatan SDM. Evolusi usaha terdiri dari beberapa tahap, dimana fokus dari setiap tahap mempengaruhi kebutuhan organisasi tersebut pada waktu tertentu
2. Perusahaan kecil dengan isu keluarga. Faktor yang sering mempengaruhi kegiatan perencanaan SDM pada perusahaan kecil adalah pertimbangan masalah keluarga. Masalah utamanya adalah menggabungkan peranan kunci dari tenaga kerja bukan termasuk anggota keluarga dengan usaha perencanaan SDM.

Tanggung Jawab Perencanaan SDM
Pada kebanyakan organisasi yang melakukan perencanaan SDM, jenjang tertinggi dari eksekutif SDM dan staf khusus bawahannya memiliki tanggung jawab besar dalam perencanaan ini. Hal ini disebabkan oleh karena manajer puncak bertanggung jawab terhadap perencanaan strategis secara keseluruhan. Akan tetapi mereka biasanya meminta unit SDM untuk memproyeksikan kebutuhan SDM dalam menerapkan sasaran organisasi secara keseluruhan, seperti terlihat pada tabel berikut ini

Jenis-jenis tanggung jawab perencanaan SDM

Unit SDM Manajer
  1. Turut serta dalam proses perencanaan strategis organisasi secara keseluruhan
  2. Mengidentifikasi strategis Sumber Daya Manusia
  3. Merancang sistem data perencanaan Sumber Daya Manusia
  4. Menyusun dan menganalisis data yang berasal dari manajer sehubungan dengan kebutuhan tenaga kerja
  5. Menerapkan rencana Sumber Daya Manusia yang telah disetujui manajemen puncak
  1. Mengidentifikasi kebutuhan tenaga kerja pada setiap divisi/dept
  2. Membahas informasi perencanaan SDM dengan para ahli
  3. Mengintegrasikan rencana SDM dengan rencana departemental
  4. Mengawasi rencana SDM untuk mengidentifikasi perubahan yang diperlukan
  5. Mengulas rencana kesuksesan tenaga kerja sehubungan dengan rencana SDM

Proses Perencanaan Sumber Daya Manusia
Tujuan dari perencanaan Sumber Daya Manusia adalah membuat keberlangsungan manusia yang efisien untuk penggunaan optimum bisnis dan Sumber Daya Manusia itu sendiri.
McBEATH menyatakan bahwa perencanaan Sumber Daya Manusia terdiri dari dua bagian, yaitu menentukan persyaratan Sumber Daya Manusia yang diperlukan dalam mengelolah bisnis pada seri poin sampai dimasa yang akan datang, dan bagimana memenuhi persyaratan-persyarata tersebut.
Sedangkan Mathis menyatakan bahwa proses perencanaan Sumber Daya Manusia dimulai dengan mempertimbangkan tujuan dan strategi organisasi. Kemudian penilaian kebutuhan Sumber Daya Manusia dan sumber pengadaan secara eksternal dan internal harus segera dilakukan dan perkiraan dilakukan. Kunci untuk penilaian Sumber Daya Manusia internal adalah memiliki informasi yang baik, dimana dapat diakses melalui Sistem Informasi Sumber Daya Manusia (SISDM).
Pada saat penilaian telah selesai dilakukan, perkiraan harus dikembangkan untuk menentukan ketidakselarasan antara penawaran dan permintaan Sumber Daya Manusia. Strategi dan perencanaan Sumber Daya Manusia untuk memperlihatkan ketidakseimbangan, baik jangka panjang maupun pendek harus dikembangkan.
Strategi Sumber Daya Manusia adalah alat yang digunakan untuk membantu organisasi untuk mengantisipasi dan mengatur penawaran dan permintaan Sumber Daya Manusia. Strategi Sumber Daya Manusia memberikan arah secara keseluruhan mengenai bagaimana kegiatan Sumber Daya Manusia akan dikembangkan dan dikelola. Akhirnya, perencanaan Sumber Daya Manusia yang spesifikasi dikembangkan untuk memberikan arah yang lebih spesifik bagi manajemen kegiatan Sumber Daya Manusia.
Pengembangan Rencana Sumber Daya Manusia. Perencanaan Sumber Daya Manusia merupakan rencana jangka panjang. Contohnya, dalam perencanaan Sumber Daya Manusia, suatu organisasi harus mempertimbangkan alokasi orang-orang pada tugasnya untuk jangka panjang tidak hanya untuk enam bulan ke depan atau bahkan hanya untuk tahun depan. Alokasi ini membutuhkan pengetahuan untuk dapat meramal kemungkinan apa yang terjadi kelak seperti perluasan, pengurangan pengoperasian, dan perubahan teknologi yang dapat mempengaruhi organisasi tersebut. Sebagai dasar analisis tersebut, perencanaan dapat dibuat untuk penggantian tenaga kerja dalam lingkungan organisasi, pemutusan hubungan kerja atau pengurangan jumlah tenaga kerja, atau pelatihan kembali terhadap tenaga kerja yang ada pada saat ini. Faktor yang perlu dipertimbangkan meliputi tingkat pengetahuan yang dimiliki tenaga kerja, keahlian dan kemampuan dalam satu organisasi dan lowongan yang dapat diduga sebagai akibat pensiun, promosi, pemindahan, cuti sakit atau pemberhentian.
Kesimpulannya perencanaan Sumber Daya Manusia memberikan petunjuk masa depan, menentukan dimana tenaga kerja dapat diperoleh, kapan tenagan kerja akan dibutuhkan, dan pelatihan serta pengembangan jenis apa yang harus dimiliki tenaga kerja. Selanjutnya sistem kompensasi harus sesuai dengan sistem penyesuaian kinerja, dimana harus sesuai juga dengan keputusan pengembangan Sumber Daya Manusia.

About rika novyanti

great, funny, tough, wonderful, but I am not wonder woman.... View all posts by rika novyanti

5 responses to “konsep dan peran perencanaan SDM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: