Komunikasi Verbal

Pengertian Komunikasi
Kata Komunikasi berasal dari bahasa Latin “communis”, yang artinya bersama.
Menurut Kamus Bahasa Indonesia, kata Komunikasi berarti “berbagi informasi atau pengetahuan, bertukar pikiran dan sejenisnya dengan tulisan atau ucapan.”
Menurut Tarsi Turmudji, Komunikasi merupakan suatu pemberian dan penerimaan informasi, dengan maksud untuk menggugah partisipasi agar hal-hal yang diberitahukan menjadi milik bersama.

Klasifikasi Komunikasi
Menurut Prof. Dr. Mas’ud Machfoedz, MBA, komunikasi dapat diklasifikasikan menjadi dua kelompok, yaitu Komunikasi Kelompok, baik kelompok kecil maupun kelompok besar, dan Komunikasi massa.
Komunikasi Kelompok adalah bentuk komunikasi dimana setiap orang di dalam kelompok tersebut akan tetap berada pada identitas mereka masing-masing, contoh komunikasi kelompok yang berada di kelas, kantor atau klub; sedangkan Komunikasi Massa adalah Komunikasi yang  disampaikan kepada kelompok orang sangat besar jumlahnya melalui media massa, seperti radio, televisi atau surat kabar.

Tujuan Komunikasi
Secara umum, ada 3 tujuan utama dilakukannya komunikasi :

  • Menyampaikan informasi
  • Memberikan persuasi
  • Menghibur

Komunikasi dapat dilakukan dengan dua cara :
Komunikasi verbal, dengan kata-kata; atau dengan Komunikasi non verbal, tanpa kata-kata, simbol, warna, mimik, etc.

Komunikasi Verbal
Merupakan salah satu bentuk berkomunikasi yang disampaikan kepada pihak lain melalui tulisan (written) atau pun lisan (oral).
Lima Proses Komunikasi Verbal 1. Berbicara 2. Menulis 3. Membaca 4. Mendengarkan , dan 5. Berpikir
Dalam melakukan komunikasi secara Verbal (dalam bentuk komunikasi langsung, lisan ataupun oral),  yang harus diperhatikan adalah :

  • Perhatikan pemilihan kata yang tepat
  • Pilih kata yang sudah dikenal/familiar
  • Pilih kata-kata yang ringkas dan jelas
  • Hindari kata-kata yang bermakna ganda.

Sedangkan saat berkomunikasi secara Verbal (dalam bentuk tertulis) hal-hal yang harus diperhatikan adalah:

  • Dasar-dasar dalam membuat kalimat:
  • Perhatikan kesatuan pikiran dalam merancang kalimat
  • Perhatikan kesatuan susunan kalimat
  • Perhatikan kelogisan kalimat

Hambatan Berkomunikasi secara Verbal

  • Pesan yang disampaikan bersifat buruk
  • Pesan yang disampaikan tidak sesuai dengan level
  • Pengetahuan yang tidak memadai
  • Pendengar tidak mendengarkan dengan baik
  • Perbedaan umur, bahasa, budaya, status dan persepsi
  • Adanya gangguan saat berkomunikasi

Adapun cara mengatasi hambatan komunikasi tersebut, antara lain :

  • Gunakan feedback
  • Konsentrasi dengan penuh
  • Gunakan bahasa yang sederhana dan mudah dimengerti
  • Pilih waktu yang tepat untuk menyampaikan pesan.
  • Jadi pendengar yang baik.

Meningkatkan Kecakapan komunikasi Verbal;

  • Sebagai seorang komunikator, kita mampu mengembangkan wawasan yang dimiliki oleh komunikan
  • Mengembangkan keterampilan          dan      pengenalan bahasa            tubuh
  • Menjaga Kontak mata dan jarak      bicara dengan komunikan
  • Memiliki rasa humor
  • Memiliki rasa empati

Dalam melakukan komunikasi secara Verbal

  • Pahami sistem di tempat kerja Anda
  • Tahu kapan harus bertahan atau mengalah
  • Yakin akan situasi menang-menang
  • Bermain secara adil
  • Jangan biarkan emosi menentukan tindakan

About rika novyanti

great, funny, tough, wonderful, but I am not wonder woman.... View all posts by rika novyanti

2 responses to “Komunikasi Verbal

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: